Video Tata Cara Wudhu Dengan 1 Gelas

Bagi Anda penggemar petualangan alam bebas atau sang petualang, anak rimba, anak gunung, adventurers, traveler, sepertinya video ini layak untuk ditonton. Anggap saja, tips dari sesama penjelajah. Jika ada air, sempatkanlah untuk berwudhu. Sebelum Anda memilih opsi yang lain (tayamum). Berikut ini Videonya

Cara wudhu dengan segelas air menjadi langkah yang pas jika Anda berada di tempat yang sulit pasokan air. Mungkin bagi Anda yang melakukan berpergian jauh yang sulit untuk menemukan air suci. Sebenarnya Anda bisa juga bertayamum. Tapi jika lokasi tersebut tidak terdapat debu yang suci sebaiknya Anda menggunakan cara wudhu dengan air satu gelas atau botol minuman

Mungkin banyak orang yang bertanya-tanya bagaimana mungkin kita bisa berwudhu dengan hanya menggunakan air satu mud atau sebanyak 1 botol air kemasan. Sebenarnya tidaklah sulit untuk mempraktekkannya. Jika kita juga mengacu dari cara berwudhunya Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu menceritakan,
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَوَضَّأُ بِالْمُدِّ، وَيَغْتَسِلُ بِالصَّاعِ، إِلَى خَمْسَةِ أَمْدَادٍ
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu dengan air satu mud, dan mandi dengan air satu sha’, hingga 5 mud. (HR. Muslim 325)

Dalam riwayat lain, Anas radhiyallahu ‘anhu mengatakan,
كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَغْتَسِلُ بِخَمْسِ مَكَاكِيكَ وَيَتَوَضَّأُ بِمَكُّوكٍ
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dengan 5 makuk dan wudhu dengan satu makuk. (HR. Muslim 325).

Keterangan:

  • Ukuran 1 mud: ukuran volume sebesar satu cakupan dua telapak tangan orang dewasa, yang digabungkan.
  • Ukuran 1 sha’ = 4 mud.
  • ’Makuk’ adalah takaran volume, seperti gantang. An-Nawawi menjelaskan, bahwa yang dimaksud ’makuk’ dalam hadis ini adalah ukuran satu mud. (Syarh Shahih Muslim, 4/7).

Terkait tata cara berwudhu di video dengan satu kali cuci atau sekali-sekali, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berwudhu sekali-sekali.

Ibnu Abbas menceritakan,
تَوَضَّأَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّةً مَرَّةً
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu sekali-sekali. (HR. Bukhari 157)

Berdasarkan hadis di atas, dengan mencuci anggota wudhu sekali-sekali hukumnya wajib. Sementara mencuci 2 kali atau 3 kali, hukumnya anjuran. Inilah pendapat mayoritas ulama.

Wallahu a’lam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *