Chef Kuliner Pondok Informatika Al Madinah

Diantara salah satu skill yang diajarkan di Pondok Informatika adalah memasak. Kenapa dipondok ini kami disuruh memasak sendiri, karena memasak merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan sehari-hari. Sebagaimana yang dikatakan oleh Pimpinan Pondok, yaitu ust. Irhamullah “saya yakin kalian pasti tidak akan menyesal, kenapa? karena  tidak banyak anak-anak muda zaman sekarang yang bisa memasak. Nah, kalian disini pasti bisa mengalahkan orang-orang yang diluar. Karena, selain skill memasak. Kalian juga memiliki skill membuat website, membuat video editing, menjadi programmer, dll. Dan saya juga menginginkan, agar kelak kalian menjadi orang-orang yang berguna dan dicintai oleh masyarakat”.

Kemudian, jadwal memasak bagi para santri Pondok Informatika Al Madinah ada tiga waktu. Yang pertama, ketika selesai waktu tahfidz ba’da shalat Shubuh. Yaitu sekitar jam 06.00-06:30. Lalu yang kedua, ketika ba’da shalat Dzuhur. Akan tetapi mereka  memulai persiapan memasak 15-20 menit sebelum masuknya waktu shalat Dzuhur. Dan yang terakhir, 30 menit sebelum masuknya waktu shalat Maghrib. Namun, jika waktu mereka memasak sebelum Maghrib kurang, maka seusai shalat Maghrib mereka kembali memasak.

Ini merupakan salah satu foto, ketika salah satu santri Pondok Informatika Al Madinah ketika sedang memasak:

Para santri yang bertugas memasak pada hari itu, mereka diberikan uang berbelanja setiap harinya sebanyak Rp.15.000. Lalu mereka membelanjakan uang tersebut untuk membeli bahan-bahan masak seperti bawang merah, bawang putih, sayur-sayuran, dll. Dan juga mengapa para santri yang berbelanja, karena agar para santri bisa bersosialisasi dengan para pedagang yang ada dipasar, dan juga saling menjaga ukhuwah islamiyah sesama muslim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *